Jumat, 04 Juli 2014

Catatan 2

Astagfirullah,astagfirullah,,
Sahabat, terkadang diriku heran melihat situasi disekitarku.
Sangat jelas tampak,perbedaan cara berbicara dan perlakuan diri terhadap pacar dan orangtua.
Ketika sedang berbicara dengan pacar, cara berbicara kita akan selembut kain sutra. Sesulit-sulitnya pacar tersebut mengerti dengan apa yang kita maksud,kita akan menjelaskannya dengan sabar dan lemah lembut.
Namun sebaliknya, jika ketika berbicara dengan orang tua, justru cara berbicara kita cenderung agak keras kepada beliau. Tidak sabar dengan respon orang tua kita yang mungkin kurang paham maksud kita, tidak bisa sabar menjelaskan sejelas" mungkin kepada orang tua tentang apa yang kita maksud. Bahkan yang lebih parah, terkadang orang tua cenderung menjadi pelampiasan amarah kita ketika hendak menjelaskan sesuatu kepada beliau, yang mana sebenarnya jika dipikir secara logika kejadian yang dimaksud itu bukanlah kesalahan orang tua, melainkan bersih karena kesalahan kita.
Namun,kenapa kita tidak bisa bersabar menjelaskan hal yang kita maksud kepada orangtua, sama seperti menjelaskan kepada PACAR,?
Sebenarnya,mana yang lebih sahabat hargai, Orangtua atau PACAR???
 mana yang lebih sahabat takuti, dimarahi oleh orangtua atau PACAR???
mana yang lebih sahabat pilih, jujur pada orangtua atau PACAR???
 Jawablah didalam hati sahabat,renungkan hal ini didalam diri sahabat!!!
Istigfarlah sahabat,jangan engkau bedakan perlakuanmu terhadap orangtuamu. Utamakanlah mereka sahabat,PACARMU masih bukan segalanya bagimu. Ingat,surga itu dibawah telapak kaki ibumu, dan engkau masih harus membahagiakan mereka, bukan PACARMU tapi DAHULUKAN ORANGTUAMU!!!
By:NSM